Dinyatakan Positif Covid-19 Saat Bepergian? Ini yang Harus Dilakukan Wisatawan

Meningkatnya minat terhadap industri pariwisata mendorong masyarakat untuk memesan tiket perjalanan setiap hari. Meski mayoritas pemudik sudah mendapat vaksinasi lengkap, risiko terpapar virus Covid-19 tetap ada.

Oleh karena itu, penting bagi para pelancong, terutama yang bepergian ke luar negeri, untuk mengetahui tata cara seseorang dinyatakan positif Covid-19 saat bepergian.

Sementara banyak negara melonggarkan pembatasan perjalanan mereka, varian baru menyebabkan ketidakpastian dan lebih banyak infeksi di seluruh dunia. Saat merencanakan perjalanan, pelancong harus memahami peraturan di tempat tujuan dan bersiap untuk tes positif. Berikut beberapa hal yang harus diwaspadai jika pelancong bergejala atau telah dinyatakan positif Covid-19.

Mengharapkan hal yang tidak terduga adalah bagian penting dari perjalanan memasuki era pandemi, tetapi yang lebih penting adalah berpikir ke depan agar Anda siap saat keadaan menjadi buruk. Mulai pesan pilihan transportasi dan akomodasi yang fleksibel. Cari tahu terlebih dahulu apakah perusahaan akan mengembalikan dana pembatalan menit terakhir, mengizinkan pertukaran, atau mengizinkan biaya tak terduga terkait Covid-19.

Selanjutnya, pastikan traveler memiliki asuransi kesehatan yang akan mengcover mereka selama berada jauh dari rumah. Membayar diri sendiri untuk hal-hal seperti kunjungan rumah sakit dan tes bisa menjadi mahal tanpa perlindungan yang tepat. Sama pentingnya adalah asuransi perjalanan komprehensif yang mencakup biaya seperti karantina hotel. Tidak ada salahnya mengeluarkan sedikit uang sekarang karena di masa depan bisa membantu seseorang lebih menghemat pengeluaran.

Jika traveler kecanduan obat, bawalah secukupnya untuk hal-hal yang tidak terduga. Pastikan wisatawan tahu cara menghubungi dokter umum di rumah jika terjadi keadaan darurat.

Tumpukan masker medis berkualitas seperti KN95 bisa berguna jika seorang anggota perjalanan dinyatakan positif. Terakhir, sediakan ruang di koper Anda untuk alat tes Covid-19 mandiri. Sehingga traveler bisa melakukan self test kapan saja, di mana saja saat mulai merasakan gejala Covid-19. Dengan percepatan varian baru, pelancong harus mempertimbangkan pengujian antigen yang sering terlepas dari prevalensi, gejala, atau kebutuhan pengujian.

Apa yang harus dilakukan jika Anda menandai gejala COVID-19 saat bepergian?

Jika Anda memiliki tanda-tanda bermerek virus corona, lakukan tes terlebih dahulu dan kemudian isolasi diri sampai hasilnya keluar. Semakin cepat IS terdeteksi, semakin cepat wisatawan dapat melindungi diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.

Jika hasil tes positif, segera beri tahu otoritas kesehatan setempat. Petugas yang memberi tahu dapat membantu memandu wisatawan melalui protokol lokal dan memulai pelacakan kontak ke tempat-tempat yang dikunjungi. Selanjutnya, beri tahu orang terdekat yang mungkin terkena virus. Komunikasi yang jelas adalah cara terbaik untuk menjaga semua orang tetap aman selama krisis kesehatan yang sedang berlangsung.

Bagaimana cara mengisolasi diri?

Lindungi orang-orang di sekitar Anda dengan tetap berada di ruang karantina yang ditentukan dan menggunakan toilet terpisah jika memungkinkan. Jika harus berbagi tempat duduk, gunakan masker dan hindari kontak fisik. Selain itu, pastikan traveler memiliki akses ke semua barang yang dibutuhkan untuk tinggal lama, termasuk kebutuhan pokok seperti makanan, air, obat-obatan yang diperlukan, dan WiFi. Lamanya isolasi tergantung pada negara, jadi tanyakan kepada pihak berwenang dan ikuti aturan mereka. Melanggar undang-undang karantina dapat mengakibatkan denda besar dan bahkan penjara.

Meskipun banyak tempat yang melonggarkan pembatasan perjalanan, beberapa negara masih memberlakukan persyaratan pengujian untuk pelancong udara yang divaksinasi dan tidak divaksinasi untuk Covid-19. Sebelum Anda bepergian, cari tahu tentang peraturan terbaru di negara tujuan Anda dan waspadai lanskap yang berubah saat Anda bepergian. Saat krisis kesehatan terus berubah, begitu juga aturan untuk turis.